Tinggalkan komentar

Hari ini kamis …

Hari ini kamis 21 juni 2012 pada surat kabar harian Fajar dalam Rubrik Pelebaran Jalan Bukan Jaminan, Solusi atasi kemacetan di Makassar.

menurut pengamat transportasi UNHAS, Abdul Haris Djalante menagtakan mengurangi kemacetan di JL AP Pettarani tidak sekedar harus memperbanyak pemasangan rambu lalulintas, tetapi dibutuhkan pengaturan-pengaturan secara komprehensif. dan yang paling penting adalah ketegasan dari aparat baik dinas perhubungan maupun kepolisian. lain halnya dengan pendapat sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sulsel, Lambang Basri Said, selain efektifitas rambu dan ketegasan aparat, adalah penertiban becak dan bentor serta bebas dari parkir dan bebas dari truck disiang hari.

Menurut hemat saya solusi tersebut tidak akan bisa mengatasi persoalan macet di Jl. AP Pettarani dan juga dijalan2 lain yg rawan macet. Alasannya secara umum jumlah kapasitas jalan dalam kota sudah tidak mungkin ditambah, walaupun bisa ditambah paling kasusnya seperti di jalan petta rani. Waktu pertama kali saya di Makassar taman pembatas jalan itu cuma sedikit, beberapa tahun kemudian di tambah guna mendukung kota yang hijau. eh sekarang malah dibongkar lagi dan dibikin sempit guna menambah lebar jalan dengan alasan mengurangi kemacetan. masalahnya apa nanti kalo masih macet jalannya mau diperlebar lagi dengan mencabut semua pohon yang ada dijalan dan diganti dengan portal pembatas jalan, karena untuk pelebaran kesamping sudah tidak bisa. Jadi kemungkinan untuk mengatasi kemacetan dengan memperlebar jalan akan tidak mungkin. Yang kedua adalah mengurangi atau membatasi volume kendaraan. Masalahnya adalah apakah bisa pemerintah membatasi volume kendaraan sementara dari banyaknya kendaraan tersebut memberikan pemasukan besar buat pemerintah. dan disisi lain perusahaan penjual kendaraan dituntut terus untuk meningkatkan penjualan sehinggah sekarang sangat mudah untuk mendapatkan kendaraan secara kredit.

Kalau kenyataan seperti itu apakah solusi yg ditawarkan pada media Fajar oleh Pakar itu bisa menyelesaikan persoalan macet? Jawabannya bagi saya itu tidak mungkin, untuk sementara mungkin tapi untuk jangka panjang tidak akan bisa.

Jadi apa yang harus dilakukan? apakah jalanan ditambah yang sudah tidak mungkin? ataukah kendaraan dikurangi atau dibatasi juga tidak mungkin?

Menurut Saya solusinya adalah bagaimana sumber macet itu di pindahkan atau dihilangkan?

macet itu terjadi karena kapasitas jalan atau volume jalan tidak dapat lagi menampung jumlah kendaraan yang ada. karena jalannya tidak mungkin ditambah, maka solusinya bagaimana kendaraan itu bisa berpindah. kendaraan dikota banyak karena banyak penduduk, penduduk banyak dikota karena sumber kehidupan (pekerjaan) kebanyakan ada dikota.

Jadi kalau mau terhindar dari macet yang harus difikirkan adalah bagaimana orang2 yang menyebabkan kemacetan bisa berpindah. Yaitu mengalihkan apa yang membuat mereka berbondong2 ke kota. Memanga ada resikonya khususnya bagi pemerintah kota harus rela kehilangan sebagian penerimaannya karena harus diterima daerah lain.

Jadi solusinya pindahkan pusat2 kerja yang ada dikota ke daerah yang tidak padat. Ini memang membutuhkan analisas kelayakan secara tersendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: